Berikut perbedaan DFD (Data Flow Diagram) level 0, 1, dan 2

 1. DFD Level 0 (Context Diagram)

  • Gambaran umum sistem secara keseluruhan.

  • Hanya ada satu proses utama yang mewakili seluruh sistem.

  • Menunjukkan aliran data antara sistem dengan entitas eksternal (misalnya: pengguna, pelanggan, admin).

  • Tidak menampilkan detail proses internal.

  • Tujuan: memahami batas sistem.

Contoh:
Sistem “Toko Online” hanya digambarkan sebagai satu proses besar “Proses Pemesanan Barang”, dengan entitas seperti “Pelanggan” dan “Admin”.

2. DFD Level 1

  • Merinci proses tunggal dari level 0 menjadi beberapa subproses utama.

  • Menunjukkan alur data antar subproses dan data store (penyimpanan data).

  • Lebih detail tapi masih pada tingkat sistem besar, belum menelusuri logika internal tiap proses.

Contoh:
Proses “Pemesanan Barang” dipecah menjadi:

  1. Proses “Input Pesanan”

  2. Proses “Verifikasi Pembayaran”

  3. Proses “Pengiriman Barang”

  4. Data store “Data Pesanan”, “Data Pembayaran”.

3. DFD Level 2

  • Merinci satu proses tertentu dari level 1 menjadi lebih detail lagi.

  • Menunjukkan alur data lebih spesifik antar subproses kecil.

  • Digunakan untuk memahami logika kerja internal dari suatu proses.

Contoh:
Proses “Verifikasi Pembayaran” dipecah menjadi:

  1. “Menerima Bukti Transfer”

  2. “Mengecek Validitas Pembayaran”

  3. “Mengupdate Status Pesanan”.

Kesimpulan Singkat

Level Nama Isi Tujuan
0 Context Diagram 1 proses utama & entitas eksternal Gambaran umum sistem
1 DFD Level 1 Subproses utama & data store Rinci struktur proses besar
2 DFD Level 2 Subproses kecil dari Level 1 Jelaskan detail tiap proses

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Activity Diagram

Pengertian UML Dan Usecase

Sequence Diagram