Postingan

Tugas LKPD algorithm

Gambar
Tugas LKPD Pertanyaan  • Apakah hasil perhitungan sudah sesuai? • Jika salah, di langkah mana kemungkinan terjadi kesalahan logika? • Gunakan mesin pencari atau AI untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan tugas ini, bandingkan pekerjaanmu dan hasil pencarianmu. Lakukan Analisa apa saja perbedaannya? Tuliskan apa yang menyebabkan pekerjaanmu berbeda. Jawaban 1. Hasil perhitungan sudah sesuai, karena memakai rumus luas persegi panjang yaitu panjang × lebar. 2. Tidak ada kesalahan logika,  semua langkah sudah urut dan benar, hanya bentuk simbol deklarasi variabel yang berbeda tetapi tidak mempengaruhi proses. 3. Flowchart dari mesin pencari/AI lebih sederhana, biasanya hanya berisi input panjang, input lebar, proses perkalian, dan output. Pekerjaanku lebih detail karena menambahkan teks penjelasan sebelum input. Perbedaannya terjadi karena contoh di internet dibuat lebih ringkas**, sedangkan pekerjaanku mengikuti format yang lebih lengkap.

Berikut perbedaan DFD (Data Flow Diagram) level 0, 1, dan 2

  1. DFD Level 0 (Context Diagram) Gambaran umum sistem secara keseluruhan. Hanya ada satu proses utama yang mewakili seluruh sistem. Menunjukkan aliran data antara sistem dengan entitas eksternal (misalnya: pengguna, pelanggan, admin). Tidak menampilkan detail proses internal. Tujuan: memahami batas sistem. Contoh: Sistem “Toko Online” hanya digambarkan sebagai satu proses besar “Proses Pemesanan Barang”, dengan entitas seperti “Pelanggan” dan “Admin”. 2. DFD Level 1 Merinci proses tunggal dari level 0 menjadi beberapa subproses utama . Menunjukkan alur data antar subproses dan data store (penyimpanan data) . Lebih detail tapi masih pada tingkat sistem besar, belum menelusuri logika internal tiap proses. Contoh: Proses “Pemesanan Barang” dipecah menjadi: Proses “Input Pesanan” Proses “Verifikasi Pembayaran” Proses “Pengiriman Barang” Data store “Data Pesanan”, “Data Pembayaran”. 3. DFD Level 2 Merinci satu proses tertentu dar...

Sequence Diagram

Gambar
  Sequence Diagram: Pengertian, Tujuan, dan Komponen Sequence diagram adalah diagram UML yang digunakan untuk menjelaskan alur interaksi antar objek atau aktor dalam sistem berdasarkan urutan waktu . Diagram ini menggambarkan siapa berinteraksi dengan siapa, pesan apa yang dikirim, dan urutannya dari awal sampai akhir proses. Tujuan Sequence Diagram: Menjelaskan alur kerja sistem secara jelas dan runtut. Mempermudah komunikasi antara analis, developer, dan pengguna. Menjadi acuan dalam pembuatan kode program. Memodelkan skenario nyata, seperti login, pemesanan, atau pembayaran. Komponen Utama Sequence Diagram: Aktor → pihak luar yang berinteraksi dengan sistem (misalnya user). Objek/Sistem → bagian dalam sistem yang menerima atau mengirim pesan. Lifeline → garis vertikal yang menunjukkan keberadaan aktor/objek sepanjang waktu. Pesan (Message) → panah yang menggambarkan komunikasi antar objek/aktor. Activation → kotak tipis di atas lifeline yang ...

Activity Diagram

Gambar
  Pengertian Activity Diagram Activity Diagram adalah salah satu jenis diagram UML (Unified Modeling Language) yang digunakan untuk memodelkan alur aktivitas atau proses bisnis dalam suatu sistem . Diagram ini menggambarkan langkah-langkah (aktivitas) dari awal sampai akhir, termasuk keputusan, percabangan, dan alur paralel. Biasanya activity diagram dipakai untuk: Menunjukkan alur kerja (workflow) dari suatu sistem. Menjelaskan proses bisnis atau alur program secara visual. Memperlihatkan bagaimana aktor (user, sistem, pihak lain) berinteraksi dalam proses. Komponen Utama Activity Diagram Initial Node → titik awal proses (biasanya lingkaran hitam). Activity/Action → aktivitas yang dilakukan (kotak lonjong). Decision/Branch → percabangan (belah ketupat). Merge/Join → penggabungan alur. Swimlane → pembagian kolom berdasarkan aktor/pelaku proses. Final Node → titik akhir proses (lingkaran dengan lingkaran ganda). Contoh Nya Sebagai Berikut:...

Pengertian UML Dan Usecase

Gambar
UML dan Use Case Diagram UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan standar yang digunakan untuk memvisualisasikan, merancang, dan mendokumentasikan sistem. UML memudahkan komunikasi antara tim pengembang, analis, dan klien sebelum sistem dibuat. Salah satu jenis diagram dalam UML adalah Use Case Diagram , yang berfungsi menggambarkan interaksi antara aktor (pengguna atau sistem lain) dengan use case (fungsi/layanan sistem). Komponen utamanya meliputi: Aktor → pihak yang menggunakan sistem (manusia, sistem lain, perangkat). Use Case → layanan atau fitur yang disediakan sistem. Sistem → batasan ruang lingkup fungsi. Hubungan → garis asosiasi antara aktor dan use case, atau relasi khusus include / extend . Contoh :  Tool Online: Draw.io (diagrams.net)   Diagram ini membantu memahami siapa melakukan apa dalam sistem secara jelas sebelum pengembangan dimulai. Tools Online yang Bisa Digunakan selain   Draw.io (Gratis, mudah digunakan) :...